Menghitung Inversion

Seperti yang sudah digariskan di post pertama di blog ini, bahwa Raison d’ĂȘtre dari blog ini adalah sebagai tandingan blog milik AHA (Abdullah Hafidh, Asisten). Dan karena Hafidh sudah mempublikasikan paper yang ditulisnya untuk kelas DAA maka saya pun, dalam rangka rivalitas yang penuh dengan sportivitas, juga akan ikut mempublikasikan paper saya yang dibuat untuk kelas yang sama dengan judul

Menghitung Inversion Pada Barisan Dengan
Menggunakan Modi kasi Bubble Sort, Insertion Sort,
dan Merge Sort

Paper ini menceritakan bagaimana menghitung inversion dengan memodifikasi beberapa algoritma sorting yang sudah mapan (seperti yang tertulis di judul). Inversion adalah kondisi pada sebuah barisan bilangan yang terjadi ketika sebuah bilangan yang letaknya lebih kiri namun memiliki nilai lebih besar dari bilangan di sebelah kanannya.

Oke, mungkin isinya tidak sebagus punyanya Apid (tidak ada pembuktian loop invariant, kurangnya sumber dari paper lain) seperti juga semua yang saya lakukan tidak ada yang sebagus apa yang Apid lakukan, tapi ya gitu deh…

Satu lagi, paper ini saya tulis menggunakan Latex. Meskipun klaimnya, latex tidak usah pusing memikirkan layout, ternyata untuk mengatur tampilan tabel agak sedikit susah sehingga harus sedikit kompromi. Penggunaan latex untuk pengerjaan paper DAA juga didebatkan di MUI dengan Hafidh, dimana dia kontra dan saya pro. Melihat kenyataannya, sepertinya Hafidh yang benar.

Feel free to plagiarize it, :P

Turing Complete

Suatu bahasa disebut bahasa pemrograman jika dan hanya jika bahasa tersebut bersifat Turing Complete. Dan suatu bahasa itu Turing Complete jika dan hanya jika bahasa itu bisa menyimulasikan sebuah single-taped Turing Machine.

Jika suatu bahasa adalah Turing Complete, maka bahasa tersebut sama powerful-nya dengan bahasa pemrograman lain yang Turing Complete. Dalam artian semua yang bisa dikerjakan oleh bahasa yang pertama juga bisa dikerjakan oleh bahasa yang kedua. Contohnya, semua yang bisa di-code di Java seperti program sederhana macam faktorial, hingga memrogram sebuah web server harusnya juga bisa dilakukan dengan bahasa lain seperti assembly hingga VHDL karena kedua bahasa juga Turing Complete.

Apa syarat paling gampang sehingga suatu bahasa bisa digolongkan sebagai Turing complete? Ciri paling mudah yang bisa dikenali adalah jika bahasa itu mempunyai kemampuan untuk conditional branching (pakai if atau goto) serta kemampuan untuk memanipulasi memori.

Dan ya, HTML bukan bahasa pemrograman.