Tips Hidup Hemat di Stockholm

Stockholm, dan Swedia secara keseluruhan, merupakan kota dan negara yang mempunyai biaya hidup yang cukup mahal (walau mungkin belum semahal tetangganya Denmark dan Norwegia). Apalagi untuk mahasiswa yang hanya mengandalkan beasiswa dan/atau belum bekerja. Harus pintar2 mengatur pengeluaran agar cukup setiap bulannya.

Berdasarkan pengalaman pribadi saya, ada beberapa teknik yang bisa digunakan untuk hidup hemat di Stockholm. Berikut ulasannya.

1. Hemat beli barang

Terutama untuk mahasiswa yang baru datang, biasanya ada banyak barang kebutuhan hidup yang harus dibeli di awal. Biasanya salah satunya adalah barang perabotan untuk kamar, dapur, dan kamar mandi. Untuk tipe barang seperti ini, jangan lewatkan untuk singgah dan berbelanja pertama kali di IKEA. Ada 2 IKEA di Stockholm, Kungens Kurva di Selatan dan Barkarby di Utara. Silakan pilih yang terdekat.

ikea
IKEA di Stockholm dan cabangnya yang baru buka di Alam Sutra, Indonesia.

Bagaimana dengan barang-barang lain seperti jaket winter dan sepatu? Kalau itu bisa dicari di loppis, semacam garage sale versi orang Swedia, dimana orang-orang banyak menjajakan barang bekas. Meskipun bekas, kualitasnya biasanya relatif masih bagus, orang Swedia biasanya juga jualnya jujur, dan harganya tentu lebih miring dibanding toko, walau harus untung-untungan. Loppis yang digelar di luar ruangan biasanya adanya sepanjang summer, walaupun ada juga yang dilakukan indoor ketika sudah musim gugur.

loppis
Foto poster promosi loppis dan foto contoh dagangan yang dijual.

Bagaimana kalau kelewatan? Untungnya ada toko yang namanya Myrorna. Ini toko barang bekas yang buka sepanjang tahun, walau barang yang dijual biasanya juga mengikuti musim. Sama seperti loppis, di sini kita bisa membeli barang dengan harga yang lebih murah, cuma kekurangannya harga tidak bisa ditawar.

myrorna
Satu dari banyak myrorna yang tersebar di seluruh Stockholm. Saya pernah dapat 2 buah raket badminton dengan harga murah.

Sedikit peringatan, hati-hati kalau misalkan membeli barang bekas yang bersentuhan dengan kulit seperti baju atau kasur karena Stockholm dulu pernah terjadi diinvasi oleh bed bugs, serangga kecil penghisap darah.

Kalau mau lebih hemat lagi, biasanya mahasiswa yang sudah selesai meninggalkan banyak barang yang tidak bisa dibawa pulang ataupun tidak sempat dijual. Barang turunan seperti ini tentunya bisa diperoleh secara gratis. Kontak PPI di kota tinggalmu untuk mendapatkan informasi tentang barang tersebut.

2. Hemat di Swalayan

Berdasarkan hasil observasi saya selama 22 bulan, swalayan Lidl yang aslinya dari Jerman, adalah swalayan yang termurah untuk kebanyakan barang seantero Stockholm. Keluhannya biasanya variasi barang yang tidak sebanyak swalayan lain, dan jumlah dan lokasinya yang lebih jarang, jika dibanding swalayan tandingan macam ICA.

Swalayan di Swedia juga kebanyakan tidak memberikan kantong plastik secara gratis, harus tambah 1-5 kron lagi tergantung ukuran dan bahannya. Oleh karena itu sebaiknya dikumpulkan sehingga lebih hemat dan tentunya ramah lingkungan.

Selain itu, kalau belanja minuman berbotol disini biasanya dikenakan biaya tambahan 1-2 kron, tergantung ukuran dari botolnya. Nah, botol-botol tersebut dikumpulkan, kemudian dimasukkan ke mesin bisa ditukar dengan voucher yang nantinya bisa dipakai belanja di swalayan yang bersangkutan. Lumayan kan.

bottle
Botol-botol sebanyak 1 kantong tersebut dimasukkan ke mesin di tengah, hasilnya 26 kron. Lumayan buat nambah belanja.

3. Hemat makan

Nah, kalau ini memang keuntungan tinggal di kota yang ada KBRI-nya. Ada acara hari besar apapun, Idul Fitri, Natal, HUT RI, biasanya KBRI mengadakan acara dan tentunya ada acara makan-makannya yang jumlahya berlimpah. Bisa buat makan untuk satu hari, apa lagi kalau boleh bungkus. Lebih awet lagi.

Demikian cara yang saya tahu. Apakah dari teman2 pembaca punya teknik lainnya?

Salam.

2 thoughts on “Tips Hidup Hemat di Stockholm

  1. Halo Iqbal, perkenalkan saya Najwa, salah satu editor dari indonesiamengglobal.com. Saya tertarik dengan tulisan Anda, boleh saya minta email Anda yg bisa saya hubungi? Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s